Very Long Heart Story

Saya tahu ini telat diucapkan. Apalagi menyatakan hanya lewat media sosial, yang seharusnya dilayangkan dalam doa setiap sholat. Tapi jauh sebelum tulisan ini dibuat, saya tahu saya sudah mengagumi kedua orang tua saya, bahkan secara tidak sadar. Dengan segala perbuatan mereka yang pernah membuat saya menangis dan sakit hati, tapi yang jauh lebih menyakitkan adalah tidak sempatnya saya untuk membuat mereka merasakan buah dari kerja keras mereka selama ini. Apakah sekarang ini saya termasuk orang yang berhasil? Saya rasa belum. Tapi saya tahu bahwa saya adalah orang yang beruntung. Seperti doktrin kebanyakan orang Jawa, apa aja dibuat untung. Misalnya, sudah yatim piatu, untung masih punya rumah dari orang tua. Continue reading “Very Long Heart Story”

Go Show ke Semarang

Hari Rabu lalu, 27 April 2016, pertama kalinya gue jalan keluar kota, sendirian, naik kereta api, go show pula. Hari itu gue merasa keren hahahaha.. Pasang alaram di handphone sebelum shubuh supaya bisa siap-siap dan gak terburu-buru. Dengan bekal informasi hasil googling semalam dan niat mau jenguk pakdhe (kakak laki-laki dari mama) di Semarang, gue berangkat jam 05.50 dari rumah. Bismillah..

Perjalanan dari rumah, jalan kaki lewat gang kecil ke jalan raya (abis si Atok baru bangun jadi gak mau nganterin). Capek sih bin keringetan, tapi demi ngirit dan udah lama gak jalan pagi. Sampai keluar gang sempetin ambil duit di ATM buat ngisi dompet. Terus lanjut jalan kaki buat nunggu bis APTB dari seberang Ramayana. Alhamdulillah, sekitar jam setengah tujuh bis APTB datang, tapi sayang gak dapat tempat duduk. Mana bawa ransel lagi, yaudah berdoa aja kuat berdiri sampe Jakarta.

Continue reading “Go Show ke Semarang”

My Mind Rejected My Own Mind

Recently I think that I turned out good as well. For being not surrender for living in this body. I’ve bullied since elementary school. That is why I got the introvert side. I have difficulty to trust other people. I like to have friends, but making sure that my closest friend circle as little as possible. What is my greatest fear? rejection. Writing that word already making me cringe. I hate rejected by people. So all this time, I really try to not begging for something from someone else. What if they reject my request? this is always stuck in my head. I just running my job until I cannot breathe then hoping somebody else will see me so they will offering help. It’s not right, I can feel it. But I’m scare. What should I do to get rid this mindset from my brain..

Home Sweet Home

Hmm.. okeey..
Gue nganggur sekarang.
Bukan bangga, bukan sombong.
Gue butuh istirahat. Waktu untuk berada di rumah lebih lama.
Merasakan apa yang rutin dikerjakan di rumah. Capeknya juga magernya.
Setelah apa yang sudah terjadi beberapa tahun ke belakang. Gue butuh sesuatu yang baru di tahun baru 2016.
Terus duitnya gimana? Mulai menipis sih. Mulai ketar-ketir.
Tapi, gue menikmatinya. Masa-masa jobless di rumah.
Entah kapan mau apply kerja lagi.
Oh ternyata membiayai seluruh kebutuhan rumah tangga itu.. mehong yee cyiin.
Semoga rumah yang dibangun orang tua gue ini tetap bertahan selamanya.

Posted from WordPress for Android

A Very Boring Story

New blog post after one year…

Terbangun dengan perasaan sepi itu gak menyenangkan. Sedih malah.

Saya bangun tidur, pagi hari, mau siap-siap berangkat ke kantor, dan gak bisa menghentikan reflek dalam hati, “kok mama gak bangunin ya?” Terus ingat bahwa mama saya sudah almarhum. “Oiya mama udah gak ada..”

Blog post sebelum inilah yang mempengaruhi membuat cerita curhatan diatas. Setahun yang lalu saya masih kondangan bareng nyokap. Saya ingat lokasinya di gedung darmawangsa. Ngeluh kakinya sakit makanya pake sendal teplek. Kalau dulu saya lebih perhatian lagi, mestinya dulu saya bawa ke dokter. Hmm sudah lewat, sudahlah.  Continue reading “A Very Boring Story”

Kangen Jadi Anak-Anak

Maybe.. l am the childish adult. That if  i am considered as an adult.

Karena becauseee..

Saya kepingin bangeeeet kembali ke masa anak-anak. I miss being a kid.

Kenapa? Why?

Saat anak-anak semuanya begitu mudah, begitu indah, dan tidak berkejaran dengan waktu. Saat remaja walaupun gak terlalu mudah tapi masih sungguh indah. Saat diakhir masa remaja juga.. saat itu masa depan masih menjadi sesuatu yang diperjuangkan.  Continue reading “Kangen Jadi Anak-Anak”

Ditinggal Kawin (T_T)

Ini curhatan lenjeh seorang perempuan yang ditinggal kawin sahabatnya. Tiba-tiba saja merasa agak kesepian karena prioritas dirinya turun dibanding suami sahabatnya tersebut. Padahal wajar sewajar-wajarnya kalau sudah menikah pasti fokus membina rumah tangga. Soalnya kami tuh dekat begitu lama dan sering main bareng, ketika ada orang baru yang masuk di kehidupan kami, kok rasanya seperti dilengserkan uhuhuhu.. Gue ikut bahagia kok saat sahabat gue menikah. Beneran. Bahkan saat akad nikah berlangsung, gue tuh berbunga-bunga sekali. Cuma waktu resepsi muncul sebersit rasa sedih, ketika mereka berjalan diatas karet merah menuju pelaminan. Rasanya kayak byeeee taamm..

Continue reading “Ditinggal Kawin (T_T)”