New Year Eve, Six Years Ago

Time flies sooo fast!

Found this pictures on facebook. Oh My God, ini kan waktu merayakan tahun baru di rumah Nisa. Malam pergantian tahun 2009 ke 2010. Satu-satunya perayaan malam tahun baru di rumah teman, tanpa orang tua. Jadi kangen sama masa muda. Ternyata dulu gue lumayan cakep, hihihi.

Kami masih berempat, formasi awal genk.  Berlokasi di rumah Nisa, kita disana ngobrol-ngobrol, foto-foto, sampai malam tiba kita keluar rumah terus heboh sendiri di halaman.  Kayaknya waktu itu di sepanjang jalan cuma kita yang berisik. Untung gak dikomplain tetangga.

Melihat foto-foto ini membuat gue membayangkan jaman dulu. Rasanya menyenangkan, dan hidup belum ribet kayak sekarang. Sebetulnya gak ribet sih, cuma harus dipikirkan betul langkah yang harus diambil. So, ready for the next resolution?

Menginap di Dorm Hostel

There is always be the first time.. selalu ada waktu untuk pertama kali. Seperti trip ke Malang kemarin, gue pertama kalinya menginap di dorm hostel. Pilihan ini didasari fakta bahwa kami travelling with very limited budget. Dana terbatas namun keinginan melangit hahahaha. Sebelum jalan-jalan dimulai, gue mencari penginapan melalui aplikasi traveloka di gadget, dan memilih harga sewa kamar termurah dari daftar yang ada. Yang paling murah adalah tak lain tak bukan, kamar dorm. Karena akan menginap kamar dorm untuk pertama kali, gue dan travelmate mencari informasi melalui blog-blog yang bertebaran di jagat raya internet. Supaya gak bingung-bingung amat.

Dorm hostel bukan sesuatu yang baru. Tapi bagi yang awam, dormitory hostel adalah penginapan yang menyewakan kamarnya bukan atas nama satu orang, melainkan banyak orang. Karena yang disewakan bukan keseluruhan kamar, tapi hanya kasurnya. Iya, kita sewa satu kasur untuk satu orang. Sisanya sharing. Tapi beberapa dorm menyediakan loker disertai kunci untuk masing-masing tamu. Dan gak semua dorm menyediakan handuk mandi, jadi musti sewa lagi dengan biaya tambahan. Beda hostel bisa beda rule, tapi yang pasti gak boleh merokok di kamar. Komplen aja kalau ada yang nekad. Because its shared area.

Continue reading “Menginap di Dorm Hostel”

Hello August. Be Awesome To Me..

Well this is my month. Simply because I born in August.

Hey whats up my Leo pals.. (23 Juli – 22 Agustus)

Kelebihan:

  1. Berbakat jadi pemimpin.
  2. Dermawan dan murah hati.
  3. Pandai beradaptasi.
  4. Punya percaya diri yang tinggi.
  5. Kamu suka jadi pusat perhatian.
  6. Berani.
  7. Gak pernah berbuat curang.
  8. Terbuka dan jujur mengungkapkan perasaan.
  9. Dalam organisasi, kamu bekerja dengan rajin dan pinter membagi tugas.

Kelemahan:

  1. Gampang marah.
  2. Cenderung sombong.
  3. Kamu butuh dihargai atas apa yang kamu kerjain.
  4. Kamu bakal melakukan apapun untuk orang-orang yang kamu sukai, asalkan mereka kasih perhatian dan ucapan terima kasih sama kamu.

Continue reading “Hello August. Be Awesome To Me..”

Very Long Heart Story

Saya tahu ini telat diucapkan. Apalagi menyatakan hanya lewat media sosial, yang seharusnya dilayangkan dalam doa setiap sholat. Tapi jauh sebelum tulisan ini dibuat, saya tahu saya sudah mengagumi kedua orang tua saya, bahkan secara tidak sadar. Dengan segala perbuatan mereka yang pernah membuat saya menangis dan sakit hati, tapi yang jauh lebih menyakitkan adalah tidak sempatnya saya untuk membuat mereka merasakan buah dari kerja keras mereka selama ini. Apakah sekarang ini saya termasuk orang yang berhasil? Saya rasa belum. Tapi saya tahu bahwa saya adalah orang yang beruntung. Seperti doktrin kebanyakan orang Jawa, apa aja dibuat untung. Misalnya, sudah yatim piatu, untung masih punya rumah dari orang tua. Continue reading “Very Long Heart Story”

Nikah Adat Batak. Alamaakkk..

Pekanbaru, jarak terjauh gue dari rumah yang masih dalam negeri. Pertama kali menginjak pulau Sumatera nih. Akhirnya keluar pulau Jawa juga. Kasian yah hahaha.. Akibat jarang piknik, eksplorasi gue di Indonesia jadi belum banyak bahkan di pulau Jawa ini sendiri. Pengennya semua provinsi didatangin gitu, biar banyak pengalaman.

Bukan ke Pekanbaru yang jadi spotlight, karena alasan gue kesana adalah menemani teman kondangan ke temannya yang akan menikah. Gue rada gampangan soal jalan-jalan sih. Jadi gue gak kenal siapapun disana. Gue di kota Pekanbaru hanya satu hari terakhir sebelum flight pulang jam setengah tujuh sore ke Jakarta. Dua hari sebelumnya gue ke rumah si calon pengantin, juga ke acara pernikahan. Berangkat dari bandara Soekarno Hatta jam 08.30 pagi, asalnya jam 06.00 cuma kena reschedule.

Continue reading “Nikah Adat Batak. Alamaakkk..”

Lets Make This Thing Official!

Notice gak ada yang berbeda? Bener gak ada..? Ada kok.

Ehem.

Alamatnya say..

Setelah sekian lama blog ini berdebu, akhirnya gue memutuskan untuk aktif kembali. Gak cuma itu.. gue membayar sejumlah uang ke wordpress untuk memiliki domain blog dengan pilihan gue sendiri.

Semoga menjadi blog yang bermanfaat dan bisa memberi kebahagiaan buat para pembacanya.

Home Sweet Home

Hmm.. okeey..
Gue nganggur sekarang.
Bukan bangga, bukan sombong.
Gue butuh istirahat. Waktu untuk berada di rumah lebih lama.
Merasakan apa yang rutin dikerjakan di rumah. Capeknya juga magernya.
Setelah apa yang sudah terjadi beberapa tahun ke belakang. Gue butuh sesuatu yang baru di tahun baru 2016.
Terus duitnya gimana? Mulai menipis sih. Mulai ketar-ketir.
Tapi, gue menikmatinya. Masa-masa jobless di rumah.
Entah kapan mau apply kerja lagi.
Oh ternyata membiayai seluruh kebutuhan rumah tangga itu.. mehong yee cyiin.
Semoga rumah yang dibangun orang tua gue ini tetap bertahan selamanya.

Posted from WordPress for Android

Ditinggal Kawin (T_T)

Ini curhatan lenjeh seorang perempuan yang ditinggal kawin sahabatnya. Tiba-tiba saja merasa agak kesepian karena prioritas dirinya turun dibanding suami sahabatnya tersebut. Padahal wajar sewajar-wajarnya kalau sudah menikah pasti fokus membina rumah tangga. Soalnya kami tuh dekat begitu lama dan sering main bareng, ketika ada orang baru yang masuk di kehidupan kami, kok rasanya seperti dilengserkan uhuhuhu.. Gue ikut bahagia kok saat sahabat gue menikah. Beneran. Bahkan saat akad nikah berlangsung, gue tuh berbunga-bunga sekali. Cuma waktu resepsi muncul sebersit rasa sedih, ketika mereka berjalan diatas karet merah menuju pelaminan. Rasanya kayak byeeee taamm..

Continue reading “Ditinggal Kawin (T_T)”