Trip Ke Jawa Timur

Perjalanan dimulai dengan naik KRL dari stasiun Sudimara, karena rumah gue di daerah Tangerang Selatan. Turun di stasiun terakhir yaitu stasiun Tanah Abang. Mustinya bisa lanjut naik KRL namun sudah ditunggu lama eh kereta yang dimaksud gak datang juga. Maka order go-car deh sampai stasiun Pasar Senen, bayar sekitar Rp. 20.000. Daripada ketinggalan kereta.

Buat yang belum tahu, saat ini penumpang kereta api juga musti checkin lho. Self checkin malah. Kereta Matarmaja tujuan Malang yang kami tumpangi ternyata penuh sekali. Mungkin karena harga tiketnya yang murah. Masa Jakarta ke Malang cuma Rp. 109.000. Gak cuma orang dewasa yang naik, banyak anak muda juga. Bawa tas carrier yang gede-gede itu. Kayaknya mau naik gunung Semeru atau ke Banyuwangi. Keren ih.. jadi pengen..

Continue reading “Trip Ke Jawa Timur”

Jatuh Cinta di Taman Nasional Bromo Tengger

Bromo mountain is one of my bucketlist. The place I must visit before I die. Dan akhirnya kesampaian sampai puncak. I’m very happy. Ihiiiyyy.. 😀 😀 😀

Trip ke Malang kayaknya gak komplit kalau gak ikutan trip ke Bromo. Gue gak sengaja menemukan operator open trip yang menawarkan harga dibawah harga rata-rata open trip lainnya. Namanya Visit Bromo. Memang kami disuruh berkumpul di meeting point depan masjid alun-alun Malang, gak dijemput ke hostel. Tapi gak apa-apa yang penting murah hehehe. Jalan kaki paling sekitar 15 menit aja.

Jam setengah dua belas malam kami keluar hostel, sekalian mengembalikan kunci kamar. Karena jam kembali dari trip Bromo esok harinya pasti sudah melewati batas waktu checkout. Tapi kami diperbolehkan nitip barang-barang dan bersih-bersih sekembalinya dari Bromo. Baik deh si Mador hostel.

Continue reading “Jatuh Cinta di Taman Nasional Bromo Tengger”

Menginap di Dorm Hostel

There is always be the first time.. selalu ada waktu untuk pertama kali. Seperti trip ke Malang kemarin, gue pertama kalinya menginap di dorm hostel. Pilihan ini didasari fakta bahwa kami travelling with very limited budget. Dana terbatas namun keinginan melangit hahahaha. Sebelum jalan-jalan dimulai, gue mencari penginapan melalui aplikasi traveloka di gadget, dan memilih harga sewa kamar termurah dari daftar yang ada. Yang paling murah adalah tak lain tak bukan, kamar dorm. Karena akan menginap kamar dorm untuk pertama kali, gue dan travelmate mencari informasi melalui blog-blog yang bertebaran di jagat raya internet. Supaya gak bingung-bingung amat.

Dorm hostel bukan sesuatu yang baru. Tapi bagi yang awam, dormitory hostel adalah penginapan yang menyewakan kamarnya bukan atas nama satu orang, melainkan banyak orang. Karena yang disewakan bukan keseluruhan kamar, tapi hanya kasurnya. Iya, kita sewa satu kasur untuk satu orang. Sisanya sharing. Tapi beberapa dorm menyediakan loker disertai kunci untuk masing-masing tamu. Dan gak semua dorm menyediakan handuk mandi, jadi musti sewa lagi dengan biaya tambahan. Beda hostel bisa beda rule, tapi yang pasti gak boleh merokok di kamar. Komplen aja kalau ada yang nekad. Because its shared area.

Continue reading “Menginap di Dorm Hostel”