Family Gathering (Without Family)

Akhir Juli lalu, untuk pertama kalinya memberanikan diri mengikuti acara family gathering warga komplek tempat tinggal gue, tepatnya RT 04. Karena Atok gak mau ikutan jadinya berangkat sendiri. Tapi alasan utamanya adalah gue kepingin kelihatan terlibat dalam acara RT, setelah banyaknya bantuan dari tetangga saat mengurus acara almarhum orang tua gue. Hitung-hitung biar eksis gitu setelah gak ada nyokap.

Rombongan terdiri dari dua bis, berangkat jam enam pagi dari Indomaret depan komplek. Tujuannya ke Congo Cafe & Gallery, Dago Pakar, Bandung. Wah ternyata banyak juga yaa yang ikut.. dari balita sampai nenek-nenek. Namanya juga family gathering. Masuk kota Bandung sekitar jam sepuluh pagi. Seperti biasa, melewati gerbang tol Pasteur kendaraan udah mampet. Di dalam kota pun sama macetnya. Akhirnya sampai tempat tujuan sekitar jam sebelas siang.

Continue reading “Family Gathering (Without Family)”

(Wajib) Bawa Uang Receh saat Ziarah ke Gunung Jati

Ya Allah gue sadar gak boleh begini.. (ง`0´)ง aaarrggghhh. Ceritanya sih sepele.. gara-gara recehan!

Karena ternyata uang receh itu sangat penting saat kita berkunjung ke tempat ziarah. Di lokasi tersebut akan banyak sekali manusia memegang wadah kecil ditangannya dan menyodorkan kepada kita, para pengunjung atau turis lokal, supaya menaruh uang alias nyumbang. Untuk alasan pemeliharaan tempat makam sebetulnya gue ikhlas aja menyumbang. Tapi kalau mintanya maksa, gue jadi sebel. Dan kalau ada tiket resmi masih mending, lah kalau duitnya lari ke kantong masing-masing gimana.

Ya Allah jadi ngomongin gini.. gak berkah deh duit dua ribu rupiah gue..

Semua berawal dari kenaifan dan kebodohan gue.
Continue reading “(Wajib) Bawa Uang Receh saat Ziarah ke Gunung Jati”

Sampai Ke Puncak, Akhirnya..

Maksud eike Puncak, Bogor, lhoo.. Udah lama bangeett gak main ke Puncak, terakhir kali tuh bertahun-tahun yang lalu. Yah secara gak ada yang ngajakin kesana. Dulu pun diajak Bokap gue jalan-jalan sekeluarga. Sebelumnya lagi acara sekolah. Yah bisa dihitung jari lah gue menjejakkan kaki disana. Nah ceritanya sebelum gue resign pada tahun lalu, gue ditawarkan untuk ikut acara anak-anak team IT di Puncak. Belakangan baru gue tahu bahwa acara tersebut disponsori salah satu vendor kantor.

Dalam dua hari satu malam, kami menginap di Via Renata. Pagi-pagi hari Sabtu gue udah nyampe kantor. Baru kali ini ke kantor sambil menghirup udara seger karena sepinya kendaraan bermotor di jalan MT. Haryono. Pas naik ke lantai 4, eh sebagian peserta sudah hadir. Terus gue disorakin deh karena ada alumni masuk lagi hahaha. Padahal kan cuma gara-gara ikut acara doang. Kami disuruh pakai polo shirt warna biru sebagai seragam outing.

Continue reading “Sampai Ke Puncak, Akhirnya..”

I love Theme Park

I love theme park! Seingat gue baru satu kali sih ke theme park, tapi langsung suka. Bukan kepada wahana permainannya, tapi suasana dan event di dalamnya.

Pada Maret 2012 lalu, gue bersama teman-teman kantor refreshing ke Kota Bandung. Dari Jakarta berangkat menggunakan travel Day Trans. Kami menyewa sebuah rumah untuk menginap lalu seorang teman meminjam mobil kantor buat jalan-jalan. Pertama-tama kita menuju Trans Studio Bandung. Harga tiketnya agak mahal, sekitar Rp. 240.000 untuk dua orang. Kalau belinya pakai kartu dari bank mega nanti dapat diskon. Yang kita dapatkan adalah kartu tanda masuk, jadi jika ingin kesana lagi tinggal isi ulang nominalnya. Tiket masuk ini all in, jadi tidak ada pembelian tiket lagi di tiap wahana. Kecuali makanan, minuman atau souvenir itu gak termasuk di harga tiket. Continue reading “I love Theme Park”

Tamasya ke Kebun Raya Bogor

Gue, Yussy, Dyah, dan Yunita kepingin jalan-jalan bareng tapi bukan ke mall. Abis kita mejanya sederetan tapi gak pernah jalan bareng, kecuali mejanya si Dyah karena dia posisinya di ruang developer. Akhirnya diputuskan mau ke Kebun Raya Bogor. Begitu denger tujuannya mau kemana, si Dita, teman satu deretan juga, gak mau ikutan. Mungkin kurang menarik bagi dia. Yaudah berempat aja cuuss.

Pada hari H, gue minta dianterin sampai halte busway Setiabudi, karena kereta arah Bogor berangkatnya dari Stasiun Kota. Ini pertama kalinya gue kesana, rasanya deg-degan baru pertama kali ke stasiun Kota, sendirian lagi. Sampai disana sudah ada Yunita sama Yussy. Gak lama kemudian muncul Dyah.

Continue reading “Tamasya ke Kebun Raya Bogor”