Mindfulness. Apaan sih itu..??

Ini pemahaman cupu gue. Mindful artinya secara sadar. Artinya apapun yang lagi dikerjakan at the moment, maka otak dan hati setuju bahwa emang itu yang dikerjain. Berkegiatan secara sadar, gak pake mikirin hal-hal lain. Kelarin aja pekerjaannya. Baru nanti mikir lagi mau ngapain.

Sebenernya gak perlu gue jelasin panjang lebar, kalian bisa googling untuk mencari penjelasan yang lebih komplit dan konkrit. Nyoh! tinggal klik.

Karena gue sendiri adalah pemula dalam hal mindfulness ini. Masih ngeraba-raba dan dan terkadang masih sok multitsaking. Dulu gue merasa bahwa multitasking adalah kelebihan. Hahaha betapa terperangkapnya gue. Bahkan gue mencoba menerapkannya di kantor. Supaya apa? Supaya pekerjaan kelar dalam waktu bersamaan. Ckckck.

Sekarang misalnya, pas lagi ngetik curhatan ini. Ya gue gak sambil mantengin shopi atau bolak-balik nengokin kucing.

Tapi emang dasar perempuan ya. Bakat multitaskingnya tetap jalan. Kepikiran aja kerjaan yang kudu dan bisa selesai hari ini. Bagaimana mensiasatinya? Bikin to-do list, alias daftar tugas/kerjaan. Ini manjur di gue. Walau gak bikin untuk setiap hari sih, tapi gue jadi punya target lebih clear. Gak puyeng kerjaan ini itu pada belum kelar, atau bahkan belum dimulai.

Nah daftarnya udah megang, kemudian memilih mana yang akan selesai duluan. Targetnya sampai selesai yak. Jangan mulai doang terus kedistract sama kerjaan lain. Kalau gak sampai selesai, nanti muncul perasaan bersalah. Terus kepikiran. Terus kerjaan lain pending. Terus molor dah target to-do list itu. Terus menyalahkan diri sendiri. Teruuss ajaaa lingkaran setan.

Kalau kerjaannya besar, ya dipecah jadi serangkaian pekerjaan kecil. Nyoret tugas yang sudah selesai itu rasanya kayak self achievement gitu lho.

Kalau kerjannya datang dari orang lain, nah beranikan untuk diskusi. Sedarurat apa itu sampai mesti jadi prioritas. (Disclaimer: tips ini tidak berlaku jika perintahnya datang dari orang tua, udah nurut aja mungkin kamu dinilai kebanyakan rebahan).

Kalau kerjaannya dadakan macam round tofu? Nah ini. Sepertinya mengganggu daftar tugas yang sudah kita buat dan bikin keteteran ya. Saatnya kompromi. Mindful bukan berarti egois. Berdiskusilah secara sadar. Kalau tidak memungkinkan selesai dalam hari ini, tidak apa-apa di carryover esok hari. Asal mengerti tujuan, konsekuensi, dan prioritasnya.

Emang yee lebih enak nasehatin orang lain dari pada ngelakuinnya hahaha.

Intinya mah bekerja dengan ikhlas dan sadar. Gak ngeluh. Pas waktunya istirahat, ya istirahat. Waktunya main sama temen, ya puas-puasin. Lagi ngerjain tugas sekolah, gak usah mantau online games. Pokus, eh, fokus!

Gue nih sering banget emotional eating, karena gak mindful sama apa yang sebetulnya gue butuhkan. Gue gak merasakan tiap suapan yang masuk ke mulut, karena lagi mikirin kesedihan-kesedihan gue di masa lalu. Akibatnya adalah gembrot.

Buat yang belum paham kebutuhan dirinya sendiri, jangan lelah mencari. 😉

Leave a Comment ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.