WO.. bukan wedding organizer, bukan juga walkover.

Tapi wayang orang. Iyes, Wayang Orang Bharata. Ada yang gak tahu? Silahkan di google dengan keyword Gedung Pertunjukan Wayang Orang Bharata Purwa.

Pengertian wayang orang itu sendiri kalian bisa google juga. Hehehe (tipe ngeblog males jelasin padahal tinggal copy paste).

Gue emang udah lama penasaran banget tentang WO Bharata ini. Ngajak teman sana sini gak ada yang mau. Gue harus maklum. Ini acara kebudayaan emang suka sedikit peminatnya jika dibandingkan dengan nonton black panther di bioskop XXI. Apalagi yang ditampilkan adalah budaya seni Jawa. Disampaikannya pun menggunakan bahasa Jawa halus kromo inggil. Yang gue gak ngerti, karena sanggupnya cuma sampai bahasa Jawa ngoko (kasar). FYI, my parents both came from Central Java so I used to listen bilingual language at home. One is Bahasa, and the other is Javanese of course. Though doesn’t make me speak Javanese fluently, but I do understand.

Setelah memasuki pintu gebyok, loket karcis ada di sebelah kiri. Harga tiket untuk kelas VIP adalah 60.000 rupiah, kelas 1 itu 50.000 rupiah, dan 40.000 rupiah untuk tribun atau balkon di atas (VIP dan kelas 1 letaknya dibawah cuma bedanya VIP itu paling depan). Tiket bisa di reservasi, bisa juga on the spot. Kemarin gue sampai sekitar jam tujuh, baris bagian depan sudah full. Model tempat duduknya kayak teater kok (walaupun gak securam di luar negeri) jadi gak usah khawatir ketutupan kepala orang kalau dapet duduk di belakang.

Jadwal pertunjukan WO Bharata itu setiap malam minggu, kecuali jika ada pertunjukan khusus. Lakon malam itu adalah Gatotkaca Kromo. Lakon itu artinya permainan atau pertunjukan, gaes.. Jadi daripada gue kebanyakan bingung akibat gak paham dialognya, maka dengan kekuatan hengpon jadul cekrek-cekrek.. eh bukan.. dengan kekuatan hengpon langsung cuss di google dong ah jalan ceritanya Gatotkaca Kromo ini. Apa sih ceritanya? Browsing lah yaa.. (lagi-lagi males jelasin hahaha)

Sore sebelum berangkat ke lokasi, gue sempat whatsapp ke nomor yang tertera di profil WO Bharata di google. Nanya adakah lakon malam ini dan jam mulainya. Masnya bilang, mulai pukul 20.00. Okelah.. katanya wayang itu nontonnya emang malam-malam. Disini gue agak kepedean sih. Karena kemarin itu baru mulai jam setengah sembilan cuy. Lalu nanya ke bapak petugas yang mengantar ke nomor kursi, dia bilang biasanya durasi 2 hingga 2,5 jam, tergantung pemainnya kadang suka ngelantur becanda-canda di panggung. Artinya baru kelar jam setengah duabelas malam dong. Widiihh rasa nonton bioskop midnight. Tapi ternyata meleset sodara-sodara.. keluar ruangan baru jam satu malam.

Ruangan auditorium ini sudah full AC. Kursinya lumayan nyaman. Sound system juga oke. Bagian kerennya adalah kita bisa rekues delivery sate ayam, ketoprak, teh botol, kopi panas, dll ke dalam ruangan. Nothing XXI cinema can do it hahaha. Memang di depan gedung ada banyak warung-warung makan. Dan sudah biasa melayani pelanggan WO Bharata. Parkir mobil dan motor juga di depan gedung. Insya allah aman karena ada yang jagain.

Walaupun seluruh lakon menggunakan bahasa Jawa halus, namun terselip bahasa Jawa ngoko dan bahasa Indonesia saat sedang guyon. Guyon is bercanda ya gaes. Di bagian atas panggung ada running text box yang menjelaskan latar belakang di setiap adegan. Pakai bahasa Indonesia kok. Buat yang masih gak paham, apa sih serunya nonton wayang orang, coba browsing videonya di youtube. Gue sih suka pas adegan tarian atau berantemnya.

For once, let me be become a nationalist who care about Java culture.

Advertisements

Leave a Comment ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s