Uhuuyy pertama kali nginjek pulau kalimantan nih. Sebagai jalan-jalan pertama di tahun 2017, aduh seneng banget alhamdulillah. Apalagi disponsori oleh sepupu baik hati yang sudah lama menetap disana, makin happy deh. Berangkat hari Jumat dengan penerbangan LionAir pukul 07.50 dari bandara Soekarno Hatta menuju bandara Sepinggan, Balikpapan. Karena Kaltim masuk zona waktu WITA, maka jam tangan buru-buru deh diupdate. Kalau handphone biasanya otomatis mengikuti waktu setempat.

Bandara Sepinggan memang gak sebesar Soetta, tetapi mengundang kekaguman. Bersih dan keren, cuy. Yah mungkin karena Sepinggan masih baru dan gak sesibuk Soetta, tapi tetep aja kalau dibandingin Terminal 1A mahh.. *oke-lanjut* Kota Balikpapan ternyata gak besar cuma rapiiih banget. Karena terletak daerah pesisir pantai, kita bisa lihat laut dari pinggir jalan raya. Kapal besar maupun kecil lalu lalang. Dan karena Balikpapan itu kota minyak, jadi banyak perusahaan migas juga batubara berkantor disekitarnya. Uniknya tidak ada angkot disana, yang ada taksi. Sebutan untuk angkot, ya taksi. Kalau taksi beneran, disebutnya taksi argo. Hehehe.

Setelah muter-muter kota Balikpapan, mampir makan siang di Depot Cendrawasih. Para wanita makan duluan, yang laki-laki sholat jumat. Nyobain soto banjar dan es campurnya. Enaak. Lapar juga sih belum makan dari pagi. Katanya rumah makan ini yang paling ramai.

Lalu kami diantarkan ke pantai Tanjung Harapan. Judulnya pantai tapi di dekat situ ada popohonan pinus. Unik yaa. Perjalanan yang jauh terbayar sama pemandangannya. Beruntung kami kesana pas lagi sepi, jadi bisa foto-foto. *introvert-mode-on*

Lalu kami makan malam di rumah keluarga istrinya sepupu di Handil, Muara Jawa. Wah rame deh karena saudara-saudara dikumpulkan semua. Ceritanya perkenalan ini ada keluarga dari Jakarta (padahal tinggal di Tangerang) jauh-jauh main ke Kaltim. Kata istrinya sepupu, kalau disini makanan yang disuguhkan kebanyakan seafood karena lebih murah dibanding beli di Jakarta. Lagian kalau makan Mcdonald atau Pizza Hut kan di Jakarta sudah sering. Pulang malam hari sampai rumah, tiduuurr.

Lokasi rumah sepupu itu di Samarinda, yang waktu tempuhnya 2,5 jam dari Balikpapan. Kebayang kan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya bisa puluhan sampai seratus kilometer. Kondisi jalan raya rata-rata mulus, tapi karena membelah hutan dan gunung, jadi berkelok-kelok. Wah baru ngerti deh, Kalimantan masih banyak lahan kosong (atau kebun sawit, atau tambang batu bara), dan kota metropolit satu dengan lainnya berjauhan.

Hari kedua kami diajak jalan ke Tenggarong. Berangkat sudah siang hari, lalu di perjalanan mobil kempes ban. Alhamdulillah bisa diatasi dan perjalanan dilanjutkan. Sampai di Tenggarong, sholat ashar dahulu di masjid terdekat. Karena sudah kesorean, gak sempat deh masuk museum tapi sempat ziarah ke makam raja pendiri Kutai Kartanegara yang berada di sebelah museum.

Di seberangnya ada pulau di tengah -tengah sungai Mahakam, namanya pulau Kumala. Dihubungkan oleh jembatan ukuran sedang. Penjualan tiket ke pulau Kumala seharusnya tutup jam 17.30 karena pulau harus ditinggalkan pukul 18.00, namun istrinya sepupu berhasil meyakinkan petugas loket bahwa ada tamu jauh mau berwisata. Hehehe. Akhirnya kami bisa foto-foto deh di jembatan walaupun gak sempat keliling pulau Kumala. Harga tiketnya hmm.. lupa.

Di pagar pembatas jembatan, ada gembok-gembok cinta yang sengaja ditinggalkan oleh para pasangan kasmaran. Ceritanya ngikutin yang di Perancis gitu. Pulang dari Tenggarong mampir makan malam di Kedai Sabindo di Samarinda. Tempat makan gaul dan menu makanannya ala melayu. Teh tariknya enak, gak kemanisan. Mie susu dan nasi goreng ikan asin juga enak. Roti pisang madunya juga yummy. Lahh jadi pengen lagi..

Cerita berlanjut..

Advertisements

One thought on “Kalimantan Timur, Kado Awal Tahun (1)

Leave a Comment ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s