Whooossssaaahhhhhh..

Mimpi apa gue bisa menjejakkan kaki di kota Makassar dan Tana Toraja. Rasanya seperti khayalan yang terwujud. Kedengaran lebay sih tapi ini yang gue rasain. Masih sesak di dada. Ciiyeeeh.. Soalnya bertahun-tahun yang lalu gue pernah pengin ke Makassar sama Tana Toraja tapi gak ada barengan kesana. Yasudah dipendam sendiri deh. Dan akhirnya Oktober 2016 semuanya jadi kenyataan. Waktu landing di bandara Sultan Hasanuddin gue hampir nangis saking emosionalnya. Mungkin karena saat itu gue teringat nyokap.

Kota Makassar sih panas yaa, secara letaknya dekat pantai. Kami beruntung, kesana pas musim hujan jadi agak mendung. Alhamdulillah selama disana gak kehujanan hanya kena gerimis kecil. Kalau Toraja letaknya di pegunungan jadi dingin. Pas mandi pagi airnya brrrr!

Awalnya ke Makassar ini bukan ide sendiri melainkan diajak nemenin Dita menghadiri kondangan. Mirip kayak dulu gue ke Pekanbaru. Hari pertama kita muter-muter kota Makassar ke spot turis pada umumnya. Monumen Pembebasan Irian Barat sih cuma foto dari jauh soalnya baru masuk eh diledekin sama anak sekolah yang nongkrong. Terus foto-foto di Benteng Fort Rotterdam (masuk benteng bayar seikhlasnya terus masuk museum La Galigo bayar lagi Rp. 5.000). Lalu geser sedikit buat nongkrongin sunset di pantai Losari. Pas malming pula, rame pisan.. Dan terakhir makan malam di Konro Karebosi, gue pilih konro bakar. Rasanya enaak. Konro atau iganya dibakar terus disiram saus kacang (ala bumbu sate gitu), ada lagi semangkuk kuah mirip kuah kaldu, terus dimakan dengan sepiring nasi putih hangat. Oh iya kami sholat magrib di masjid terapung Amirul Mukminin di pantai Losari. Kalau pas magrib pemandangan di sekitar masjid itu magical banget.

Lumayan capek dan keringetan karena kami kemana-mana jalan kaki. Kok tahu jalan? Pakai google maps dong hihihi. Kita tinggal mengikuti jalur yang disarankan pada aplikasi. Males nanya soalnya hehehe. Kebetulan juga menginap di Hotel Horison Ultima yang berada di tengah kota.

Barulah di hari kedua kami kedatangan teman-teman pengantin dan makeup artist. Jadi kita cewek-cewek bergantian dirias oleh makeup artist di dalam satu kamar. Gue baru tahu bahwa baju bodo (baju adat bugis sulawesi) itu baju yang santai. Karena gak ketat dan gak ribet. Dan karena kebanyakan cewek muslim di Makassar pakai hijab jadi gak ada konde-kondean tuh. Acara nikah dan resepsinya dilaksanakan di gedung Islamic Center Immim. Deket banget tinggal jalan kaki nyebrang dari hotel. Apalagi hari minggu sedang ada car free day. Dan inilah teman-teman baruku yang cantik serta wajah dempulan gue hahaha.

Abis akad nikah langsung pesta di gedung yang sama tapi beda ruangan. Kelar acara di sekitar jam tiga sore. Balik ke hotel langsung copot bulu mata, rasanya lega banget hahaha. Malamnya kami ke perwakilan bus Metro Permai untuk berangkat ke Toraja. Beli tiket seharga Rp. 170.000 sekali jalan. Tapi setelah menunggu agak lama kami disuruh naik pete-pete (sebutan untuk angkot di Makassar) menuju Terminal Daya. Lho kok gak bisa naik dari perwakilan saja? Padahal busnya sudah tersedia disitu. Kata mbak penjaga loketnya, penumpang tidak bisa naik dari perwakilan harus dari terminal. Aneh sih menurut gue. Untungnya gak disuruh bayar lagi.

Sesampainya di terminal, kami menunggu lagi sampai dipanggil naik bus. Bus menuju Toraja ini enak-enak semua. Bahkan ada bus scania dan sleeping bus lho, tapi dengan harga yang lebih mahal juga.

Kembali dari Toraja kami sempatkan mampir di Coto Nusantara yang terkenal itu, letaknya seberang pelabuhan. Porsinya kecil mirip soto kudus, isiannya bisa pilih daging atau campur jeroan. Begitu nyobain.. kok hambar..? Ternyata di meja ada garam, jadi sesuai selera deh asinnya. Nasinya berbentuk ketupat juga sudah disediakan di meja. Abis nyoto, jalan kaki nyari dessert es pisang ijo di rumah makan Bravo. Kulit ijonya tebal lho. Makan seporsi kenyang banget.

Hmm jalan-jalan kota Makassar sudah. Belum kesampaian ke Tanjung Bira nih. Mungkin suatu saat.. 😀

Advertisements

One thought on “Makassar, Mimpi Jadi Kenyataan (1)

Leave a Comment ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s