Abis naik-naik ke puncak gunung, gue melanjutkan perjalanan ke kota Jember hanya untuk menonton parade kostum yang katanya bertaraf internasional. Gara-gara lihat iklan di internet ditambah baca blog orang, jadilah kami memaksa kaki untuk terus melangkah. Sekalian gitu maksudnya, mumpung masih di Jawa Timur. Dengan bekal salep otot geliga, mari lanjuuutt..

Waktu tempuh dari stasiun Malang menuju stasiun Jember sekitar lima jam. Lucunya (gue juga baru tahu) adalah kereta tawang alun ini berjalan balik arah di stasiun Bangil. Yang tadinya duduk menghadap ke depan jadi menghadap belakang. Karena perpindahan posisi lokomotif makanya transit di stasiun Bangil jadi agak lama. Orang-orang berhamburan keluar kereta dan ngacir keluar stasiun buat jajan cilok. Ini cilok terjauh yang pernah gue makan.

Sesampainya di Jember, kami menginap di Hotel Cendrawasih yang ternyata bukan pilihan terbaik jika kaki sudah teriak minta diistirahatkan. Soalnya jarak dari stasiun ke hotel sekitar dua kilometer. Namun sisi positifnya adalah lokasinya tenang dan asri. Mobil tamu dicuciin walaupun cuma bodinya aja. Awalnya bookingan gue bermasalah saat checkin, karena pembayaran gue belum masuk daftar konfirmasi di komputer mereka. Jadinya gue dikasih kamar yang lebih mahal, huh jadi nambah budget. Yaa sudah gue ambil daripada nyari hotel lagi pas high season begini. Udah malam pulak.

Acara Jember Fashion Carnival (seterusnya disingkat JFC yah) dimulai setelah waktu dzuhur, sekitar jam satu siang. Yang gue tonton waktu itu adalah grand carnival di hari terakhir. Paradenya dimulai dari alun-alun kota Jember dan para peserta berjalan di catwalk aspal sejauh (kurang lebih) tiga kilometer. Di alun-alun sendiri ada berbagai macam kios penjual makanan. Banyak sekali warga berkumpul menyaksikan parade ini. Maksud gue, banyak yang nonton gratisan dari pinggir jalan raya karena tiketnya yang lumayan mahal. Mereka yang beli tiket dikasih tempat duduk dan ada tendanya. Matahari pun ikutan eksis sehingga terik maksimal.

Sesuai prinsip ekonomi: dimana ada keramaian, disana ada usaha parkir dadakan. Semakin mendekati alun-alun semakin banyak parkiran liar. Gue melewati jalan protokol kota Jember yang sepi karena ternyata dari jam dua belas siang sudah ada pengalihan jalan. Pantes nunggu angkot dari tadi gak ada yang lewat. Kerja panitianya cukup rapih kayaknya. 

Gue membayangkan para penonton gratisan ini bakal tertib dan tenang (karena gue juga salah satunya). Namun kenyataannya tetep ada adegan dorong-dorongan, nyelip-nyelip, sebel-sebelan sama orang yang gak tau diri. Datang belakangan tapi kepengen nonton di dekat pagar pembatas, kan bete. Karena banyak yang datang dari luar kota menyebabkan penonton gak mau rugi. Para kru acara yang bertugas diteriakin supaya minggir, soalnya mereka menghalangi pemandangan. Gue pake ransel aja dikomentarin. Walaahh rusuh juga yaa. Terserah bapak ibu lah, saya niatnya cuma mau nonton.

JFC 2016 terdiri dari defile garuda, olympic, woods, technocyber, refugees, hortus, ocean, chandelier, paradisea dan barong. Hmm gak ingat sih urutannya yang benar, cuma ingat dibuka defile garuda dan ditutup defile barong. Kostum favorite gue itu garuda dan barong ala Bali. Menyusul kostum chandelier alias lampu gantung dan paradisea yaitu tema burung-burungan. Yang lain sebetulnya gak kalah keren sih.. hmm jadi bingung nentuin terbaiknya.

Gempor juga berdiri berjam-jam di tempat yang sama. Acara sebetulnya masih berlanjut namun sekitar jam lima sore mulai gerimis, dan gak lama turun hujan deras sekali. Semua pengunjung bubar jalan. Kami pun lari ke masjid untuk sholat dan berteduh. Hujannya awet sampai malam jadi gak bisa menikmati kota Jember deh..

Ohya ini foto ala kadarnya, silahkan dinikmati..

Advertisements

3 thoughts on “Jember Fashion Carnival 2016: Revival

Leave a Comment ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s