Just to remind myself, my brother still have his study in two years ahead.
Money, money, money.

Hanya dengan bekerja gue mendapatkan penghasilan. Tapi kan gue perempuan biasa, apalah daya ketika diskon atau sale akhir tahun di depan mata. Iman suka kurang kuat, akhirnya gesek kartu debet. 😤

Hari, bulan, dan tahun berganti. Masalah belanja versus tabungan gak kelar-kelar. Dulu gue juga pernah post  curhatan kayak gini, tapi yah.. sekarang kondisinya sedikit lebih kompleks. Dulu, gaji gue buat diri gue sendiri. Saat ini, gaji gue buat operasional rumah dan biaya hidup. Gak usah rencanain liburan jauh-jauh, bisa nabung aja udah syukur. Sedih rasanya pas lihat nominal tabungan. Suka bertanya sama sendiri “ini kapan nambahnya?” Hahaha.. *ketawa-miris*

Adik gue masih dua tahun lagi kuliahnya, soalnya dia mau ulang beberapa mata kuliah supaya nilai IPK naik. Biayanya pasti gak sedikit, tapi insya Allah gue mampu bayarnya. Apakah ini gue yang terlalu optimis, atau gak bisa mengukur kemampuan, atau cuma menenangkan diri sendiri.. Tapi rasanya Tuhan pasti bantu.

wpid-4ed476215cb18d4a09c38cbaccbd6e88.jpg
dengerin-nih

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Comment ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s